Tabir Tenun Tanimbar

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Tahuri sudah mulai ditiup. Tifa sudah mulai dipukul. Lengkingan suara yang berasal dari cangkang siput dan hentakan bunyi dari tabung kayu itu, sahut-sahutan membuka sebuah prosesi adat yang digelar di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat (MTB). Saat itu, tepatnya 5 November 2010, Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono mendapat gelar: Mel Ratan Ken…

Ukiran Manusia Kayu

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Rupanya makhluk hidup yang pertama kali muncul di muka bumi ini adalah pepohonan. Dari sekian banyak ragamnya, rupanya pohon yang pertama kali ada di muka bumi ini adalah beringin dan kayu besi. Kedua pohon ini, menurut orang Asmat, adalah emanasi dari dua mama tua. Beringin adalah perwujudan dari Ucukamaraot, sementara kayu…

Memasak Bakar Batu

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Insrennanggi bukan seperti perempuan pada umumnya. Soal rupa jangan ditanya, karena ia memang menyilaukan mata banyak pria. Sudah itu Insrennanggi sangat cerdas dan terampil pula, sebab ialah yang pertama kali mengajarkan cara memasak menggunakan api kepada orang-orang Papua tempo dulu. Dari perempuan inilah riwayat tradisi bakar batu dimulai. Kisahnya dibuka oleh…

Ketika Tifa Ditabuh

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Dua pria kakak adik ini ibarat mesin pembunuh. Yang pertama namanya Fraimun, artinya adalah sebuah perkakas perang yang gagangnya sangat mematikan. Kebetulan ia memang pernah menghilangkan nyawa orang lain. Sementara yang kedua Sarenbeyar namanya, maknanya adalah busur yang sudah terpasang anak panahnya dan siap dilepaskan. Kedua pria perkasa itu asalnya dari…

Tari Yospan Sebermula

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Orang Papua benar-benar kreatif. Konflik antara Indonesia dan Belanda terkait status kedaulatan Irian Barat pada tahun 1960-an lalu, tak cuma dipahami sebagai peristiwa politik. Kejadian itu ternyata mengilhami seniman setempat untuk menciptakan tarian baru bernama Pancar Gas. Ide dasarnya adalah manuver-manuver pesawat tempur yang memancarkan gas atau asap di angkasa Papua.…

Bir Bergaya Betawi

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Tahukah Anda apa bedanya “beer” dan “bir”? Sebagian besar di antara kita pasti sepakat, kedua kata itu sami mawon. Kebetulan juga, jika ditelusuri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, “bir” itu hanya serapan dari kata “beer” yang berasal dari bahasa asing. Secara leksikal makna kedua kata itu adalah sejenis minuman beralkohol yang…

Romansa Sepotong Lumpia

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Meskipun asam ada di gunung dan garam ada di laut, keduanya bertemu dalam satu belanga. Walaupun yang ayu dari Indonesia dan yang gagah perantau dari China, mereka akhirnya bersumpah sehidup semati di bilangan Senjoyo, Semarang. Kisah asmara antara Mbak Wasih dan Koh Tjoa Thay Joe ini tetap melegenda sampai sekarang. Sebetulnya…

Cerita Rasa Pempek

WARISAN BUDAYA INDONESIA – “Bulet besak panjang mak lengen. Kejel-kejel rasonyo marem. Masuk ke mulut matonyo mejem. Mertuo lewat masih ditelen.” Begitulah bait pembuka lagu daerah asal Palembang yang menyoal kelezatan makanan pempek. Bait berikutnya dari lagu bertajuk Pempek Lenjer itu berbunyi, “Kejel keras sudah biaso. Asak bae iwaknyo teraso. Digoreng pake minyak kelapo. Jadi…

Riwayat Meriam Ki Amuk

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Jangan coba-coba mandi air laut sewaktu matahari sedang bersinar terik. Jika larangan itu dilanggar? Kejadian yang menimpa si kembar, lelaki dan perempuan, ini bisa menjadi pelajaran sangat berharga. Kedua prajurit asal Demak yang tengah berjuang mempertahankan tiap jengkal bumi Banten dari kooptasi Portugis itu berubah wujud menjadi Ki Amuk dan Si…

Robohnya Surosowan Kami

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Tragis betul jalan hidup Philip Pieter du Puy. Utusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Deandels ini pasti tak menyana, bersama beberapa pengawalnya ia akan mati sia-sia ketika hendak menemui penguasa Kesultanan Banten. Menurut cerita, kepalanya dipenggal lalu dikirimkan kepada Deandels di Batavia. Kedatangan du Puy ke Banten ketika itu, kata…

llmu Kebal Versi Debus

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Sepasukan penjajah dengan wajah beringas siap memuntahkan amarahnya. Pistol dan dan bedil sudah dikokang dan siap ditembakan. Sangkur dan pedang sudah dihunus dan siap ditebaskan. Bola-bola geranat juga tinggal diledakan. Menurut hitungan nalar, mustahil bisa berhadapan muka apalagi mampu memukul mundur mereka dari arena perang. Tetapi sejarah telah menuliskan, para pendahulu…

Boneka Penolak Bala

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Iring-iringan Pangeran Jayakarta berserta rombongan, sudah sampai di gerbang Keraton Kesultanan Banten. Penguasa Batavia itu hendak ikut merayakan kenduri khitanan Pangeran Abdul Mafakhir, yang tiga tahun sebelumnya pada usia tujuh tahun telah ditabalkan menjadi Sultan Banten menggantikan ayahnya, Sultan Muhammad, yang wafat di Palembang. Peristiwa yang terjadi pada 1605 itu, dilaporkan…

Wahana Menuju Matahari

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Enam hari sudah, layang-layang itu mengangkasa. Tinggal sehari lagi, atau tepat pada hari ketujuh talinya segera diputus supaya bisa menuju langit tertinggi. Laksana merpati, layang-layang itu membawa pesan bahwa si empunya adalah orang baik hati dan sangat berbakti pada Yang Maha Kuasa. Pemilik layang-layang juga memohon, kiranya hidupnya dilimpahi keberuntungan dan…

Pengobatan Ala Dayak

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Apa gerangan yang terjadi pada seseorang yang mengalami kematian? Menurut kayakinan orang Dayak, kedua beruwa orang itu sudah pergi meninggalkan jasadnya. Jiwa yang pertama atau mata kanan melakukan perjalanan jauh, rumit dan berbahaya ke Apo Kesio atau dunia roh. Sedangkan jiwa yang kedua atau mata kiri, pindah ke tubuh beberapa binatang.…

Tusuk Konde Raja Jambi

WARISAN BUDAYA INDONESIA – Sudah beberapa Jumat ia rajin sekali berkeliling kampung. Di sepanjang perjalanan, pedagang sayur itu juga selalu menanyai orang-orang yang ditemuinya. Yang tidak lazim, alih-alih menanyakan soal barang jualannya, ia malah mau tahu banyak tentang para empu pembuat keris yang paling sohor di tanah perantauannya di Pulau Jawa ini. Harap maklum, ia…